Hot news dari PSK Bali
Tuesday, October 9th, 2007
Waspada, 30% PSK di Bali Terjangkit HIV
DENPASAR - Hati-hati jika Anda
berlibur sekaligus melampiaskan syahwat di Pulau Bali. Temuan terbaru
menyebutkan, sedikitnya 30 persen pekerja seksual komersial (PSK) di Pulau
Dewata ini sudah terjangkit HIV.
Demikian dikatakan Wakil Gubernur Bali IGN Alit
Kesuma Kelakan kepada guru pembina kelompok siswa peduli AIDS dan narkoba
(KSPAN) se-Bali di Kantor Gubernur Bali, Jalan Basuki Rachmat, Denpasar, Rabu
(3/10/2007). “Itu hasil survei yang dilakukan LSM di sejumlah kantong PSK,” tegasnya.
Perilaku PSK yang sudah terjangkit virus HIV itu,
sangat beresiko memberi penularan ke orang lain. Menurut Kelakan, selain tidak
terkontrol kesehatannya, mereka juga jarang menganjurkan penggunaan kondom
kepada pelanggannya.
Data KPAD Bali hingga akhir Juni 2007, penderita
HIV/AIDS semakin meningkat setiap bulannya. Dari 1.429 kasus yang muncul di
bulan April, meningkat menjadi sebanyak 1.508.
Data itu juga menyebut, Denpasar masih menduduki
peringkat pertama di dalam penyebaran HIV/AIDS di Bali, dengan 770 kasus.
Jumlah itu diikuti Badung (324 kasus) dan Buleleng di peringkat ke tiga dengan
248 kasus.
Menurut Kelakan yang juga Ketua Komisi Penanggulangan
AIDS (KPA) Bali ini, sebenarnya terdapat cara yang lebih efisien untuk
membatasi penularan HIV dari PSK. Yakni, dengan membuat lokalisasi dimana
perilaku PSK bisa diawasi.
Mereka tidak akan bisa berkeliaran di sembarang
tempat dan pemeriksaan kesehatan rutin bisa dilakukan. Pengunjungnya pun bisa
dikontrol sehingga anak-anak dan pelajar tidak masuk ke area itu. PSK yang
berada di luar lokalisasi juga dapat ditindak lebih tegas oleh aparat.
Namun, hal itu sulit dilakukan karena hingga sekarang
masih dianggap bertentangan dengan norma masyarakat. Padahal kenyataannya,
lokalisasi tersembunyi sekarang ada dimana-mana dan sulit dikendalikan.
sources:okezone.com
jadi kesimpulannya hati-hati kalau jajan dijalanan